Senin, 22 Desember 2014

SEMANGAT DAN MOTIVASI UNTUK MENGEJAR MIMPI DUNIA DAN AKHIRAT

Semangat dan motivasi sama kedudukannya dengan kata yang lainnya, namun maknanya sangat dalam dan tidak dimiliki oleh kata-kata baku bahasa Indnesia lainnya. Semangat dan motivasi dapat muncul dari jiwa setiap manusia yang hidupnya optimis tanpa menyerah. Lompatilah cita-citamu di waktu kau masih kecil, jika Allah SWT mengijinkan dengan usaha dan doa engkau akan bisa untuk melompatinya dengan sukses luar biasa jangan engkau takut untuk jatuh itulah resikonya jika engkau melompat. Dengan perhitungan akal pikiran kita dan doa akantercapai apa yang akan menjadi keinginan kita. Saya yakin anda dapat mewujudkan menjadi orang-orang yang luar biasa yang bisa menjadi inspirasi sesama. Amin

Kamis, 04 Desember 2014

PERSEPSI UJARAN

STIMULUS YANG DIDENGAR OLEH ALAT DENGAR MANUSIA YANG BERPA GELOMBANG BUNYI AKAN DITERIMA DAN DIANALISIS OLEH AKAL PIKIRAN MANUSIA. AKAL PIKIRAN DAN FUNGSI ORGAN DENGAR SANGAT BERPENGARUH TERHADAP PERSEPSI YANG DIHASILKAN DARI PROSES MENDENGAR. SEMAKIN TINGGI TINGKAT INELEGENSI SESEORANG MAKA SEMAKIN BAIK PERSEPSI TERHADAP STIMULUS YANG DITERIMA OLEH AKAL PIKIRAN MANUSIA. SETELAH MELAUI PROSES ANALISIS AKAL PIKIRAN MANUSIA MEMERINTAH KEPADA ALAT UCAP MANUSIA UNTUK MEMBERIKAN RESPON YANG BERUPA BUNYI UJARAN. PROSES AKAN TERCIPTANYA PRODUKSI BUNYI SANGAT PENTING SEKALI DALAM RANGKA BUNYI UJARAN YANG DIPRODUKSI MANUSIA DAPAT MEMBERIKAN KENYAMANAN, KESELAMATAN, KEDAMAIAN BAGI ORANG LAIN

Selasa, 25 November 2014

SOAL MID TES PSIKOLINGUISTIK PBSI STKIP PGRI PACITAN 2014/2015

MATA KULIAH PSIKOLINGUISTIK MID TEST 26 NOPEMBER 2014 DOSEN: AGOES HENDRIYANTO WAKTU 90 MENIT Jawablah pertanyaan di bawah ini Apakah psikologi bahasa itu?......... (1) Apa hubungannya dengan psikolinguistik?........(2) Istilah psikologi, yang disebut psychologia (bahasa Latin) atau psychology (bahasa Inggris), berasal dari bahasa Yunani ....(3). Psikologi adalah studi ilmiah mengenai .........(4) manusia dan proses- proses yang berkaitan dengan ....... (5) tersebut, baik perilaku .......(6) maupun perilaku .......(7) (Sukadji, 1986:1.3). Psikologi sering didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari perilaku manusia dengan cara mengkaji hakikat.......(8), hakikat...... (9), dan hakikat .....(10)stimulus atau respon itu terjadi. Bahasa dalam konteks linguistik dipandang sebagai sebuah sistem bunyi yang arbriter, konvensional, dan dipergunakan oleh manusia sebagai sarana komunikasi (Bloomfield, 1928:1). Psikolinguistik teoretis mengkaji tentang hal-hal yang berkaitan dengan teori bahasa, misalnya tentang .........(11), ...........(12), .........(13)dan ........(14)(Chomsky) atau teori langue dan parole (Saussure), dan ......(15) Psikolinguistik perkembangan berbicara tentang pemerolehan bahasa, misalnya berbicara tentang teori .............(16), baik pemerolehan bahasa ......(17) maupun bahasa ........(18), peranti pemerolehan bahasa ...........(19), periode kritis pernerolehan bahasa.. Psikolinguistik sosial sering juga disebut sebagai psikososiolinguistik berbicara tentang aspek-aspek sosial bahasa, misalnya,.......(20), ........(21), ......., periode kritis budaya, pajanan bahasa, pendidikan, lama pendidikan. Apa yang disebut dengan periode kritis budaya....(22) dan hubungannya dengan psikolinguistik seperti apa......... (23) Psikolinguistik pendidikan berbicara tentang ...................(24), terutama mengenai peranan bahasa dalam pengajaran bahasa pada umumnya, khususnya dalam pengajaran membaca, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpidato, dan pengetahuan mengenai peningkatan berbahasa dalam memperbaiki proses penyampaian buah pikiran. Neuropsikolinguistik berbicara tentang hubungan antara ........(25) dengan......... (24) Pikiran adalah aktivitas jiwa dalam ................(25), yang didalamnya terdapat aktivitas berpikir..........(26), ..........(27)..........sehingga akan menemukan.........(28) yang berguna untuk memecahkan setip persoalan atau permasalahan. Menurut W.Stern intelegensi adalah kesanggupan jiwa untuk dapat .............(29) dengan cepat dan tepat dalam situasi yang baru, sebutkan dua intelegensi yang sangat menentukan keberhasilan manusia di muka bumi adalah ...........(30), dan ......(31). Fantasi adalah proses .............(32) gambaran-gambaran baru berdasarkan gambaran yang telah ada berdasarkan stimulus yang diterima lewat pendengaran dan penglihatan berupa........(33) dan ..........(34). Fantasi yang diperoleh lewat kesadaran disebut...........(35), fantasi yang sering dilakukan oleh seorang anak adalah fantasi.........(36). Nomor 35 coba sebutkan dengan contohnya.........(37), dan nomor 35 berikan contohnya........(38). Fantasi aktif fantasi yang melibatkan tiga kompnen yaitu: ........(39), ........(40), .........(41) Dalam proses produksi bahasa ini ada tiga bagian otak yang berperan penting yaitu daerah ............(42) yang bertanggung jawab pada “lexical meaning”............(43), daerah .............(44) bertanggung jawab pada “grammatical planning” atau ...........(45) dan daerah .............(46) yang bertanggung jawab .............................(47)hasil ucapan (Cahyono, 1995: 259). Bahasa lisan adalah ...............(48), pada dasarnya bahasa ialah sistem lambang bunyi ber.............(49) (yang dihasilkan alat-alat ucap). Ahli linguistik menyebutkan bahasa lisan adalah ............(49), sedangkan bahasa tulis adalah ............(50).

Minggu, 23 November 2014

BAHASA INDONESIA SOAL MID TES AGOES HENDRIYANTO PEND. MATEMATIKA

MATA KULIAH MENULIS AGOES HENDRIYANTO Senin, 24 Nopember 2014 Dikumpulkan maksimal jam hari selasa jam 12.00, dikoordinir oleh ketua kelas dan dikumpulkan di ruang dosen Jika dalam waktu tersebut tidak mengupulkan wajib minta soal tambahan Kerjakan Di Buku Tugas ================================================================ Jawablah pertanyaan 1-3 1. Jelaskan mengapa bahasa Melayu ditetapkan atu dipilih sebagai bahasa Indonesia! 2. Apa yang dimaksud dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa persatuan? 3. Judul artikel yang telah anda kerjakan coba uraikan topik, tema, dan buatlah keangka tulisannya yang disesuaikan dengan judul! Untuk satu kelompok temanya sama tetapi tempat pengamatan harus berbeda antara mahasiswa satu dengan lainnya. Jawablah soal 4-82 dengan merubah kalimat menjadi kalimat efektif 4. Suatu saat langit, bumi beserta seluruh isinya pasti akan musnah. (tidak efektif) 5. Beberapa orang-orang melarikan diri. 6. Semua orang tau bahwa air laut rasanya asin. 7. Dia datang dengan hanya membawa belaskasihannya saja.
8. Kemarin banyak para karyawan yang melakukan demonstrasi. 9. Sejak dari kemarin dia hanya diam saja. 10. Soal itu saya kurang jelas. 11. Kepada yang bersalah harus dijatuhi hukuman setimpal. 12. Sejak dari pagi dia bermenung. 13. Kepada para mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat. 14. Rumah kami yang terletak di kampung Neglasari RT 01/01. 15. Karena ia tidak diundang ia tidak datang ke tempat itu. 16. Pekerjaan itu saya kurang cocok. 17. Tidak semua data ditampilkan. Karena lokasi penelitian sangat sulit dijangkau. 18. Siswa itu menanyakan tugas di gurunya. 19. Harga beras dibekukan atau kenaikan secara luwes. 20. Dia hanya membawa badannya saja. 21. Kalimat tidak efektif : “Sungguh sangat benar-benar menderita anak itu. 22. Ia memakai baju warna merah. 23. Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes. 24. Mereka membicarakan dari pada kehendak rakyat. 25. Hadirin serentak berdiri ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya. 26. Pemerintah menaikkan bagi harga BBM sebesar 20%. 27. Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan. 28. Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui presiden datang. 29. Di mana engkau menangkap burung pipit itu? 30. Dia hanya membawa badannya saja. 31. Toko saya yang terletak di depan indomaret Palapa. 32. Sejak dari siang tadi dia berenang. 33. Kedua petinju dari masing-masing tim saling berpukul-pulan. 34. Mobil yang di parkir yang di pinggir itu miliknya. 35. Para tamu-tamu dimohon berdiri. 36. Yang diceritakan menceritakan tentang putra-putri raja, para lulubalang, dan para mentri. 37. Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima hadiah. 38. Surat itu saya sudah baca. 39. Dia lolos daripada kejaran anjing itu. 40. Rumah saya yang berada di jalan pancasan bogor . 41. Mereka membicarakan daripada kehendak rakyat. 42. Waktu dan tempat kami persilakan. 43. Bagi semua dosen yang hadir dalam rapat hari ini harus membuat laporan. 44. Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui bahwa Presiden datang. 45. Kami datang agak terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama. 46. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan. 47. Untuk mempersingkat waktu, kita teruskan acara ini. 48. Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. 49. Kami datang agak terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama. 50. Banyak juga yang mengira kalau dia itu seorang konglomerat. 51. Kemarin banyak para guru yang melakukan demonstrasi. 52. Semua orang tahu kalau dia itu gila. 53. Bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini diharapkan membeli buku. 54. Karena ia tidak punya uang , dia tidak datang ke tempat itu. 55. Saya yang berasal dari Bukit Kemuning. 56. Liora teman kuliah dari Silpia. Setiap hari ia belajar di rumahnya. 57. Silvia tidak seorang pragawati tetapi seorang pramugari. 58. Bapak Budino meninggal karena tergilas mobil. 59. Selama enam bulan pertama 2006, nilai daripada ekspor meningkat pesat terutama produsen komoditas seperti misalnya pertanian, perkebunan, pertambangan, pengangkutan, dan lain-lain. 60. Banyak orang-orang yang demo akibat pemadaman listrik bergilir. 61. Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umum. 62. Untuk pemahaman lebih lanjut saya memberikan contoh misalnya dalam bidang perkebunan, pertanian,peternakan dan perdagangan. 63. Semua warga-warga Ds. Sidomulyo berkumpul di depan Balai Desa untuk mencari tahu info tentang kecelakaan antara delman dan truk. 64. Berbuat baik kepada orang lain adalah merupakan tindakan terpuji. 65. Banyak berbagai macam jenis-jenis bunga yang di perjual belikan di rumah Eliana. 66. Semua para penduduk-penduduk di Kediri mengikuti tes CPNS tahun 2009. 67. Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya. 68. Tempat iru dia tidak cocok. 69. Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. 70. Soal itu saya kurang jelas. 71. Mengerjakan tugas itu saya dibantu oleh kakak. 72. Sejak dari usia delapan tahuh ia telah ditinggalkan ayahnya. 73. Mendingan berenang daripada ngomongin orang. 74. Wisuda Beni dihadiri oleh keluarga dan para teman-temannya. 75. Karena ia tidak datang, dia tidak di pilih dalam acaran itu. 76. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan. 77. Kemarin banyak para karyawan yang melakukan demonstrasi. 78. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan. 79. Motor yang di parkir yang di ujung itu miliknya. 80. Banyak juga yang mengira kalau dia itu seorang konglomerat. 81. Pada era zaman modern ini teknologi berkembang sangat pesat. 82. Dia berhasil terhindar daripada kecelakaan itu. 83. (1)Tujuan pembangunan akan berdaya guna dan berhasil guna bila direncanakan dan dilaksanakan secara sinergis. (2) Industri pariwisata difokuskan pada potensi alam, adat istiadat, kesenian, dan religi. (3) Dalam adat istiadat masyarakat yang memiliki budaya yang beraneka ragam tersebar di kawasan nusantara.(4) Indonesia dengan penduduknya yang berjumlah lebih 200 juta jiwa, terdiri atas 200 kelompok etnis dengan lima agama yang diakui negara, jelas memiliki kekayaan seni tradisi yang sangat banyakn (5) Sekitar tiga perempat dari seluruh seni pertunjukan yang ada di Asia Tenggara terdapat di Indonesia. Kalimat tidak efektif yang terdapat dalam paragraf tersebut ditandai dengan nomor . 84. Pikiran utama : Pemanasan global Pikiran penjelas: (1) Pengertian pemanasan global 1. (2) Sebab-sebab pemanasan global 2. (3) Akibat pemanasan global 3. (4) . 85. Pikiran penjelas yang tepat untuk melengkapi kerangka karangan tersebut adalah .... A. Penanaman semilyar pohon B. Upaya penanggulangan pemanasan global C. Sanksi bagi yang melanggar hukum D. Sanksi bagi yang merusak hutan E. Mengadakan seminar pemanasan global 86. Kehidupan pers di Indonesia terlalu lama dibelenggu. (2) Akan tetapi, dalam era kebebasan pers saat ini mulai membuka dan melepas ikatan belenggu tersebut. (3) Ini merupakan saat yang baik bagi insan pers untuk tumbuh dan berkembang di tengah terbangunnya demokrasi dan hak asasi manusia. (4) Meskipun demikian, pers jangan sampai sewenang-wenang, tetapi tetap harus memegang etika jurnalistik dan bekerja secara professional, terutama yang menyangkut akurasi data. (5) Pers haruslah tetap memegang teguh etika jurnalistik profesionalisme. Dalam paragraf di atas, terdapat kalimat yang perlu diperbaiki, yaitu (A) kalimat 1 (B) kalimat 2 (C) kalimat 3 (D) kalimat 4 (E) kalimat 5 87. Kondisi ekonomi Indonesia saat ini cukup baik. (b) Hal ini dapat dilihat dari berbagai usaha, baik jasa maupun barang yang berkembang pesat. (c) Salah satunya adalah usaha minimarket yang merupakan bisnis pelayanan. (d) Untuk usaha ini banyak didirikan di daerah yang jauh dari keramaian kota. (e) Fasilitas ini sangat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, seperti sembako dan peralatan rumah tangga sehingga proses akan distribusi barang dari produsen ke konsumen akan semakin mudah. Dalam alinea tersebut terdapat kalimat yang strukturnya salah. Kalimat yang dimaksud adalah A. kalimat (a) B. kalimat (b) C. kalimat (c) D. kalimat (d) E. kalimat (e) 88. Ternyata badai ekonomi membuat beberapa wilayah negeri ini bergolak. Efek domino lepasnya Timor Timur tampak semakin menggejala. Di sana-sini muncul wacana tentang kemerdekaan wilayah. Dengan demikian, negeri ini menghadapi bahaya mahahebat, yakni disintegrasi. Kutipan karangan di atas termasuk jenis karangan… 89. Ketombe memang amat menjengkelkan, tidak hanya bagi wanita, tetapi juga bagi pria. Bila Anda terkena penyakit ini dan belum menemukan obat mujarab, di sinilah Anda dapat menemukan beberapa cara yang mudah untuk mengatasinya. Cobalah salah satu cara berikut yang menurut Anda paling sesuai dan paling mudah untuk Anda lakukan. Kutipan karangan di atas termasuk jenis karangan… Untuk soal 87-96 temukan gagasan utama paragraf 90. Pedagang buah dari Bogor dan Bojong Gede sibuk menurunkan keranjang-keranjang yang masih tertutup daun pisang. Begitu juga beberapa pedagang kaus dan sepatu menurunkan bergelondong-gelondong barang jualan mereka. Para kuli panggul asal Benten pun tak kalah sibuk berebut mengangkut berbagai barang yang baru turun dari kereta listrik jurusan Bogor-Stasiun Kota. Kesibukan sudah amat riuh di stasiun kereta api Beos ketika sinar matahari baru nongol dari ufuk timur. 91. Untuk menambah kompetensi di dunia kerja, bahasa Inggris perlu dikuasai. Penguasaan bahasa Inggris memiliki nilai penting untuk mendongkrakkemajuan karier. Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, seseorang yang menguasai bahasa Inggris otomatis memiliki peluang kerja. Seseorang yang tidak menguasai bahasa Inggris peluangnya lebih kecil untuk diterima sebagai karyawan. 92. Kini ada ratusan jenis teh yang bisa dinikmati. Bahan bakunya juga tidak hanya dari daun teh, tetapi juga berbagai jenis buah, seperti apel, strawberry, atau campuran bermacam buah; atau dari berbagai bunga, seperti melati dan rosela. Bahkan, ada yang berbahan baku dari dedaunan lain, seperti pepermint. Akan tetapi, secara umum ada tiga jenis teh yang dikenal, yaitu teh hitam, teh oolong, dan teh hijau. 93. Batik merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang telah menjadi kebanggaan bangsa. Batik sudah mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Batik seakan mampu menyampaikan rasa kebudayaan bangsa. Keberadaan batik selama ini telah menjadi primadona di kalangan pecinta mode. 94. Upaya Pemkot Semarang dalam memperoleh penghargaan Adipura tampaknya tidak setengah-setengah. Selain menggerakkan masyarakat, berbagai aparat terkait juga diminta turun tangan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian serius adalah pembersihan sampah-sampah yang ada di sungai-sungai. Di samping itu, pembersihan sampah di jalan juga makin ditingkatkan. 95. Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang Selatan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang akan timbul sesudah bencana adalah diare, tifus, leptospirosis, dan demam berdarah. Masalah kesehatan korban dan masyarakat di sekitar lokasi bencana harus diantisipasi. Beberapa penyakit itu muncul karena llingkungan kotor dan sumber air bersih tercemar lumpur. 96. Mengembangkan pendidikan karakter itu ibarat mencari kucing hitam dalam kamar yang gelap. Memulai tahun ajaran baru, banyak sekolah mempromosikan prigram endidikan karakter. Bahkan, tahun ini pun pemerintah juga menggemakan pentingnya pendidikan karakter. Namun, semakin banyak dibicarakan, semakin tidak jelas halnya. 97. Pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah-sekolah tidak diajarkan dalam mata pelajaran khusus. Namun, pendidikan karakter yang akan digencarkan dan diberi perhatian khusus dalam praksis pendidikan nasional ini, dilaksanakan melalui keseharian pembelajaran yang sudah berjalan di sekolah. Pendidikan karakter yang didorong pemerintah untuk dilaksanakan di sekolah-sekolah tidak akan membebani guru dan siswa. Hal-hal yang terkandung dalam pendidikan karakter sebenarnya sudah ada dalam kurikulum, tetapi selama ini tidak dikedepankan dan diajarkan secara tersurat. Pendidikan karakter yang diminta dapat membangun wawasan kebangsaan serata mendorong inovasi dan kreasi siswa. Selain itu, nilai-niali yang perlu dibangun dalam diri generasi penerus bangsa secara nasional yakni kejujura, kerja keras, menghargai perbedaan, kerja sama, toleransi, dan disiplin. 98. Meningkatnya arus lalu lintas pada waktu mudik akan berdapmak pada kerawanan lalu lintas. Kerawanna lalu lintas tersebut antara lain adalah kemacetan, kecelakaan lalu lintas, pelanggaran lalu lintas, dan kriminalitas di jalan raya. Kerawanan tersebut dikarenakan wilayah Jawa Tengah merupakan trans-Jawa bahwa di wilayah inilah transit bagi perjalanan baik dari barat maupun dari timur. Selain itu, wilayah Jawa Tengah juga merupakan titik lelah bagi para pengemudi yag melakukan perjalanan trans-Jawa. 99. Hasil laut seperti karang, teripang, dan kepiting merupakan komoditas ekspor. Oleh karena itu, para nelayan kita harus pandai-pandai dalam membudidayakan dan memanen hasil laut tersebut, jangan sampai komoditas hasil laut dari luar negeri masuk ke Indonesia. Para generasi muda hendaknya ikut memikirkan pembangunan kelautan. Janganlah berpandangan bahwa laut adalah sesuatu yang menakutkan, tetapi harus sebaliknya, laut merupakan sahabat.

Minggu, 12 Oktober 2014

EJAAN YANG DISEMPURNAKAN 3



I. Angka dan Bilangan
Bilangan dapat dinyatakan dengan angka atau kata. Angka dipakai sebagai lambang bilangan atau nomor. Di dalam tulisan lazim digunakan angka Arab atau angka Romawi.  Angka Arab : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L (50), C (100), D (500), M (1.000), V (5.000), M (1.000.000)

1. Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika bilangan itu dipakai secara berurutan seperti dalam perincian atau
    paparan.

Rabu, 10 September 2014

INSTRUMEN TES KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PROSA FIKSI

INSTRUMEN  TES KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PROSA FIKSI
PETUNJUK UMUM MENGERJAKAN TES
1.      Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengapresiasi prosa fiksi yang Anda kuasai.
2.      Jumlah butir tes ini ada 32, Anda dianjurkan untuk mengerjakan semua butir soal.
3.      Bacalah semua butir pertanyaan dengan cermat dan teliti!
4.      Tulis jawaban Anda pada lembar jawab yang telah disediakan dengan cara memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!
5.      Jika Anda telah selesai mengerjakan, Serahkan lembar soal dan lembar jawab pada pengawas!
6.      Setiap jawaban betul diberi skor 1 dan setiap jawaban salah diberi skor 0 sehingga skor tertingggi 32.
7.      SELAMAT MENGERJAKAN!

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Pelaksanaan Kurikulu 2013 di SMP banyak sekali menemui kendala dalam pelaksanaannya. Pelaksanaan kurikulum 2013 hanya sebuah kebijakan yang hanya memperhatikan kepentingan sesaat.  Bagi kalangan pendidik dan akademisi kebijakan kurikulum 2013 sarat dengan banyak kepentingan.  Dalam artikel ini saya mencoba untuk menguraikan temuan dilapangan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di Sekolah percontohan di Kabupaten Pacitan untuk tahun ajaran 2013/2014. 


Selasa, 09 September 2014

Rian Mei Lestari. Eksistensi Perempuan dalam Novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty terhadap Novel Cintapuccino Karya Icha Rahmanti dalam Kajian Feminis. Skripsi. Pacitan. STKIP PGRI PACITAN, 2013.

Rian Mei Lestari. Eksistensi Perempuan dalam Novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty terhadap Novel Cintapuccino Karya Icha Rahmanti dalam Kajian Feminis. Skripsi. Pacitan. STKIP PGRI PACITAN, 2013.

Minggu, 07 September 2014

NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM FALSAFAH JAWA ATAU UNEN-UNEN Riwut Wulan Larasati

NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM FALSAFAH JAWA ATAU UNEN-UNEN Riwut Wulan Larasati 1220717060/ DOSEN PEMBIMBING AGOES HENDRIYANTO, M.Pd
 Abstrak 
Falsafah Jawa atau Unen-unen merupakan salah satu wujud kebudayaan masyarakat Jawa. Ia tidak hanya mampu memberikan gambaran tentang jati diri masyarakat Jawa, tentang simbol-simbol sosial yang mereka anut dalam beraktifitas, tapi juga tentang pegangan hidup mereka yang berwujud falsafah-falsafah kebatinan. Salah satunya adalah falsafah yang memberikan makna tentang kehidupan manusia. Sayangnya, faktor keterbatasan pemahaman masyarakat Jawa terhadap Falsafah Jawa atau Unen-unen, menjadikan hasil budaya ini menjadi kurang bermakna. Ia seringkali ditempatkan hanya sebagai pernak-pernik budaya yang tidak memiliki peran signifikan dalam membangun masyarakat utamanya dalam kehidupan sosial masyarakat. Akibatnya, ketika masyarakat Jawa menjalani kehidupan ini sering kali salah arah dan tidak memiliki pegangan atau pedoman hidup. Masyarakat menganggap bahwa Falsafah Jawa atau Unen-unen, hanya untaian kata-kata yang tidak mengandung makna yang berarti. Padahal jika kita telah banyak sekali nilai-nilai yang terkandung dalam Falsafah tersebut. Jika masyarakat jawa tidak begitu merasakan adanya nilai-nilai tersebut maka banyak diantara mereka menjadi salah arah dan akhirnya tersesat dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Masyarakat Jawa hendaknya kembali menengok akar budaya mereka salah satunya dengan berusaha mengenal, menghayati dan mengamalkan makna-makna yang terkandung dibalik aksioma Falsafah Jawa atau Unen-unen. niscaya, perilaku mereka akan terjaga.
 Kata Kunci: Falsafah, Jawa. Unen-unen 
 Abstract 
Javanese philosophy or Unen-unen is one manifestation of Javanese culture. He was not only able to provide an overview of the Java community identity, about social symbols which they profess in their activities, but also about their lifeline in the form of mystical philosophies. One is the philosophy that gives the meaning of human life. Unfortunately, the factors of limited public understanding of the philosophy of Java or Java-unen Unen, making this culture results become less meaningful. He often placed just as cultural trinkets that do not have a significant role in building the society particularly in the social life of the community. As a result, when the Java community life is often wrong direction and did not have a handle or a way of life. Society considers that the philosophy of Java or Unen-unen, only the string of words that do not contain significant meaning. In fact, if we examine a lot of the values contained in the philosophy. If the Java community is not so feel the values are so many of them being wrong direction and ended up getting lost in life in this world. Java community should re-look at their cultural roots by trying to penetrate one of the meanings behind the axiom Philosophy Java or Unen-unen. undoubtedly, their behavior will be maintained. Key Word: Philosophy, Java, Unen-unen 

REVITALISASI KARAKTER BANGSA MELALUI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

REVITALISASI KARAKTER BANGSA MELALUI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA EDSY PUJI RAHAYU 1020717055. III/VI/B 
ABSTRACT 
 Now, image of Indonesian national character very bad and far away from value of our culture. Life style of young generation out from our national character that manifestation by four pillar of nationalistic, there is NKRI, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, and Pancasila. One of component was distructed is our lovely sense of Indonesian language as national language. The tittle of this papper is “Revitalisasi Karakter Bangsa melalui Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia”. Use the essence of Indonesian language and Indonesian literature as weapon for bringing back lovely sense to national language with good grammatic competence, also bringing back our life culture that full with local wisdom. The method use of the papper is book investigate grounded on fact and reality of now condition about national character, and urgency of character education, also existence of Indonesian language now. Keywords: national character, character education, Education of Indonesian Language and Literature 

ABSTRAK 
 Karakter bangsa Indonesia kini semakin jauh dari nilai kearifan budaya. Gaya hidup para generasi penerus bangsa semakin jauh dari karakter bangsa Indonesia yang dimanifestikan dalam empat pilar kebangsaan, yakni NKRI, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Pancasila. Salah satu kelunturan itu ialah semakin rendahnya kecintaan terhadap bahasa nasional. Artikel ini berjudul Revitalisasi Karakter Bangsa melalui Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mengunakan esensi bahasa Indonesia dan sastra Indonesia sebagai senjata untuk mengembalikan kecintaan terhadap bahasa nasional dengan penguasaan tata bahasa yang baik, serta mengembalikan budaya kehidupan bangsa yang penuh kearifan. Penulisan ini menggunakan metode telaah pustaka berdasarkan fakta-fakta yang ditemui di lapangan tentang potret karakter bangsa dan urgensi pendidikan karakter serta eksistensi bahasa Indonesia saat ini. 
 Kata kunci: karakter bangsa, pendidikan karakter, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 

Rian Mei Lestari. Eksistensi Perempuan dalam Novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty terhadap Novel Cintapuccino Karya Icha Rahmanti dalam Kajian Feminis. Skripsi. Pacitan. STKIP PGRI PACITAN, 2013.

ABSTRAK
Rian Mei Lestari. Eksistensi Perempuan dalam Novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty terhadap Novel Cintapuccino Karya Icha Rahmanti dalam Kajian Feminis. Skripsi. Pacitan. STKIP PGRI PACITAN, 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) wujud eksistensi tokoh utama perempuan dalam novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti, (2) eksistensi tokoh utama perempuan dalam novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty, dan (3) intertekstualitas eksistensi tokoh perempuan dalam novel Facebook on Love karya Ifa Avianty terhadap novel Cintapuccino Karya Icha Rahmanti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis eksistensialis. Peneliti mendeskripsikan wujud-wujud eksistensi tokoh utama perempuan dalam kedua novel dan mendeskripsikan hubungan intertekstualnya. Objek dalam penelitian ini adalah novel Facebook on Love karya Ifa Avianty dan novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian sastra ini menggunakan analisis isi (Content analysis). Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1) eksistensi tokoh utama perempuan dalam novel Facebook on Love Karya Ifa Avianty adalah (a) tokoh berhasil hidup mandiri karena bekerja, (b) tokoh mengembangkan intelektualnya sehingga mendapat pengakuan dari orang-orang sekitar, (c) tokoh mengem-bangkan wawasan melalui pekerjaannya, dan (d) tokoh membuktikan bahwa perempuan berhasil memerankan peran ganda di dua ranah yang berbeda, yaitu di ranah publik dan di ranah publik, (2) wujud eksistensi tokoh utama perempuan dalam novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti adalah (a) tokoh diakui haknya karena bekerja, (b) tokoh dapat menyamakan kedudukan dalam pendidikan dengan lawan jenis, (c) tokoh berhasil mengungkapkan ide dan mengembangkan diri melalui pekerjaan, dan (d) tokoh berhasil menjadi subjek, dan (3) intertekstualitas eksistensi tokoh perempuan dalam novel Facebook on Love karya Ifa Avianty terhadap novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti diketahui melalui konsep konversi dan ekserp. Konversi terjadi karena novel Facebook on Love karya Ifa Avianty beradaptasi dari novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti. Sedangkan ekserp terjadi karena terdapat kesamaan-kesamaan dalam novel novel Facebook on Love karya Ifa Avianty dan novel Cintapuccino karya Icha Rahmanti Kata Kunci: Novel, Eksistensi Perempuan, Feminis Eksistesialis, Intertekstual

Mutiah. Nasionalisme Tokoh Dalam Novel Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer (Kajian Postkolonial Sastra). Skripsi. Pacitan: STKIP PGRI PACITAN, 2013.


Mutiah

ABSTRAK 
 Mutiah.  Nasionalisme Tokoh Dalam Novel Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer (Kajian Postkolonial Sastra). Skripsi. Pacitan: STKIP PGRI PACITAN, 2013. Novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer merupakan sebuah novel yang merefleksikan kehidupan masyarakat Indonesia ketika terjadi pergolakan revolusi pada zaman kolonial.

Rabu, 03 September 2014

TINDAK TUTUR DAN KESANTUNAN BERBAHASA NOVIARISKA/AGOES HENDRIYANTO

TINDAK TUTUR DAN KESANTUNAN BERBAHASA 
NOVIARISKA/AGOES HENDRIYANTO 
Hakikat Bahasa 
Bahasa memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Bahasa sebagai sarana aktivitas sosial, yaitu berkomunikasi dan berinteraksi diberbagai kehidupan. Pentingnya bahasa dipertegas oleh Nababan (dalam Pamungkas, 2012:19), bahwa berbahasa itu seperti orang bernapas yang tidak pernah dipikirkan. Menurut Nababan, manusia menggunakan bahasa tatkala manusia dalam setiap kondisi. Komunikasi tidak akan terbangun, bahkan rasa sosial masyarakatpun juga sulit dilakukan tanpa adanya bahasa di sekitar manusia. Beberapa hal dapat disampaikan melalui bahasa. Bahasa merupakan alat yang efektif digunakan dalam interaksi. 

KECERDASAN INTELEKTUAL DAN KECERDASAN EMOSIONAL AGOES HENDRIYANTO, M.Pd

ARTIKEL KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN EMOSIONAL 
AGOES HENDRIYANTO, M.Pd 

Kecerdasan Pengertian kecerdasan sebagai kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara cepat dan efektif. Ada juga yang mengemukan bahwa menurut teori lama, kecerdasan meliputi tiga pengertian, yaitu : (1) kemampuan untuk belajar; (2) keseluruhan pengetahuan yang diperoleh; dan (3) kemampuan untuk beradaptasi dengan dengan situasi baru atau lingkungan pada umumnya. Memang, semula kajian tentang kecerdasan hanya sebatas kemampuan individu yang bertautan dengan aspek kognitif atau biasa disebut Kecerdasan Intelektual (Inteligent Quotient atau IQ). Namun belakangan ini muncul bahwa faktor penting yang dapat mempengaruhi terhadap prestasi seseorang, yakni Kecerdasan Emosional, yang kemudian kita mengenalnya dengan sebutan Emotional Quotient (EQ). Dimana kecerdasan emosi merujuk pada kemampuan mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Penggunaan istilah EQ ini tidaklah sepenuhnya tepat dan terkesan sterotype (latah) mengikuti popularitas IQ yang lebih dulu dikenal orang. Penggunaan konsep Quotient dalam EQ belum begitu jelas perumusannya. Berbeda dengan IQ, pengertian Quotient disana sangat jelas menunjuk kepada hasil bagi antara usia mental (mental age) yang dihasilkan melalui pengukuran psikologis yang ketat dengan usia kalender (chronological age). Terlepas dari “kesalahkaprahan” penggunaan istilah tersebut, ada satu hal yang perlu digarisbawahi dari para “penggagas beserta pengikut kelompok kecerdasan emosional”, bahwasanya potensi individu dalam aspek-aspek “non-intelektual” yang berkaitan dengan sikap, motivasi, sosiabilitas, serta aspek – aspek emosional lainnya, merupakan faktor-faktor yang amat penting bagi pencapaian kesuksesan seseorang. Berbeda dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang cenderung bersifat permanen, kecakapan emosional (EQ) justru lebih mungkin untuk dipelajari dan dimodifikasi kapan saja dan oleh siapa saja yang berkeinginan untuk meraih sukses atau prestasi hidup. Berangkat dari pandangan bahwa sehebat apapun manusia dengan kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosionalnya. pada saat-saat tertentu, melalui pertimbangan fungsi afektif, kognitif, dan konatifnya manusia akan meyakini dan menerima tanpa keraguan bahwa di luar dirinya ada sesuatu kekuatan yang maha Agung yang melebihi apa pun, termasuk dirinya. Kecerdasan spiritual adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam perwujudannya kepada Tuhan Pencipta Alam. Orang yang mempunyai kecerdasan ini mempunyai kecenderungan untuk bisa mengendalikan diri dari sikap yang menimbulkan kerugian bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Selasa, 02 September 2014

SOSIOLOGI SASTRA

SOSIOLOGI SASTRA

 Pengertian Sosiologi 
Sosiologi berasal dari kata sosio (Yunani) yang berarti bersama-sama, bersatu, kawan, dan teman, dan kata logi berarti sabda, perkataan, dan perumpamaan. Pada perkembangan berikutnyaa mengalami perubahan makna yaitu sosio berarti masyarakat dan logi berarti ilmu. Jadi, sosiologi berarti ilmu mengenai asal-usul dan pertumbuhan masyarakat, ilmu pengetahuan yang mempelajari keseluruhan jaringanhubungan antarmanusia dalam masyarakat, sifatnya umum, rasional, dan empiris (Nyoman Kutha Ratna, 2003:1). Sosiologi adalah telaah tentang lembaga dan proses sosial manusia yang objektif dan ilmiah dalam masyarakat. Ssiologi mencoba mencari tahu bagaimana masyarakat dimungkinkan bagaimana is berlangsung, dan bagaiman ia tetap ada. Liana Giorgi (2010:1) menyatakan: “The sociology of literature remains fragmented despite interesting research within specific disciplines such as literature studies or cultural sociology. This fragmentation is, however, nothing new. Methodogically, it has something to do with the disciplinary specialization within the social sciences and humanities since 1950s. Theoretically, it is related to the normative debate about the impact of popular or mass culture on arts in society which has been going on in different contexts since the 16th century. The present article advocates an integrated approach to the sociology of literature, based on the work of Ice Lowenstein and Raymond Williams, and offers the example of literature festivals as interdisciplinary research sites.”

Jumat, 29 Agustus 2014

KAJIAN KESALAHAN BAHASA DALAM SURAT DINAS SD KARANGNONGKO 2 KECAMATAN KEBONAGUNG KABUPATEN PACITAN TAHUN AJARAN 2013/2014 Sri Amini, Dosen Pembimbing Agoes Hendriyanto, M.Pd

KAJIAN KESALAHAN BAHASA DALAM SURAT DINAS SD KARANGNONGKO 2 KECAMATAN KEBONAGUNG KABUPATEN PACITAN TAHUN AJARAN 2013/2014 
Sri Amini. NIM. 1220717027
Abstrak
Sri Amini. NIM. 1220717027. Kajian Kesalahan Bahasa Dalam Surat Dinas SD Karangnongko 2 Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Tahun Ajaran 2013/2014. SKRIPSI. Pacitan. STKIP PGRI Pacitan. Bahasa merupakan aspek yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial manusia. Surat, sebagai alat komunikasi tertulis dipakai untuk menyampaikan pesan yang sifatnya umum maupun khusus. Tujuan penelitian: 1) Untuk mengetahui tingkat ketepatan penggunaan diksi dalam surat dinas yang dibuat oleh SD Negeri Karangnongko 02 Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan; 2) Untuk mengetahui tingkat ketepatan penggunaan ejaan yang ada pada surat dinas yang masuk di lingkungan SD Negeri Karangnongko 02 Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan.. Metode yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif suatu metode penelitian yang melukiskan keadaan objek tanpa suatu maksud untuk mengambil kesimpulan yang berlaku secara umum. Tempat penelitian dalam skripsi ini yaitu di SDN Karangnongko 2 Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan tahun ajaran 2013/2014. Bahwa dari kajian penulis terhadap surat dinas temyata masih terdapat kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pembuat surat khususnya yang berkaitan dengan kesalahan pemilihan ketepatan kata (diksi) khususnya kata serapan seperti: November, Februari, Provinsi, WIB, Telepon. Bidang kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pembuat surat adalah pada penerapan atau penggunaan ejaan, khususnya penggunaan tanda baca titik pada singkatan: a,n.; u.b.; lbr.; telp.; no.; WIB.; ybs.; u.p.; a.n.; NIP. dan penulisan huruf kapital yang tidak benar. Kata Kunci : Ejaan, Kesalahan, Diksi 

Andri Cahyoputro. Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Bunga-Bunga Kertas Karya Khusnul Khotimah. Skripsi. Pacitan: STKIP PGRI, 2014.

ABSTRAK 
Andri Cahyoputro. Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Bunga-Bunga Kertas Karya Khusnul Khotimah. Skripsi. Pacitan: STKIP PGRI, 2014. Sastra merupakan sebuah seni, oleh karena itu keberadaan sastra yang diwujudkan dalam karya sastra selalu memuat aneka keindahan, baik keindahan struktur maupun keindahan isi. Keindahan suatu karya sastra itu antara lain terwujud oleh adanya makna, rasa atau amanat yang disampaikan secara terselubung dengan memanfaatkan struktur tata bahasa dan pilihan kata atau ungkapan tertentu sehingga melahirkan imajinasi yang tinggi. Novel merupakan salah satu karya sastra yang merupakan hasil pemikiran manusia melalui wujud pengembangan pengalaman konkrit manusia dalam bentuk cerita panjang. Psikologi merupakan ilmu jiwa seseorang. Psikologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang jiwa atau mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dan menggunakan metode mengungkapkan, memahami, dan menangkap pesan konflik batin. Dalam penelitian ini membahas tentang aspek psikologi dalam novel Bunga-Bunga Kertas sehingga penulis mampu menemukan konflik-konflik yang terjadi di dalam novel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membahas aspek psikologi dengan berbagai konflik serta menyertakan unsur id, ego, dan super ego untuk mengetahui karakter tokoh pada novel. Hasil analisis data menyimpulkan konflik yang terjadi di dalam kehidupan tokoh utama id, ego, dan super ego masih dalam batas kewajaran. Konflik yang terjadi dalam kehidupan tokoh utama, antara lain tokoh utama kabur dari rumah, tokoh utama diperkosa hingga hamil, ibu tokoh utama meninggal dunia, ayah tokoh utama yang menikah lagi, hingga tokoh utama melahirkan seorang anak. Walaupun banyak konflik yang terjadi pada tokoh utama, namun tokoh utama dapat mengontrol sifat egoismenya. Secara keseluruhan novel Bunga-Bunga Kertas menyajikan pengalaman hidup manusia dalam menghadapi persoalan-persoalan. Pembaca bisa memetik pelajaran berharga dari novel ini. Kata Kunci : Psikologi, novel

Sabtu, 23 Agustus 2014

TPA MASUK PERGURUAN TINGGI

TES POTENSI AKADEMIK BESERTA KISI-KISI YANG TELAH DIRANGKUM
 Tes Verbal (114 Soal, Waktu: 65 menit)
 Tes Padanan Hubungan 1

  1. Supir : Mobil A. Pesawat : Pilot B. Kuda : Pedati C. Masinis : Kereta Api D. Delman : Kusir E. Pilot : Masinis 
  2.  Pikiran : Otak A. Buku : Printer B. Kata-kata : Lisan C. Komputer : Ketikan D. Awan : Langit E. Hujan : Uap 
  3. Dompet : Uang A. Gunung : Harimau B. Tas sekolah : Buku C. Laut : Garam D. Burung : Sangkar E. Kandang : Ayam 
  4. Agama : Atheis A. Sandal : Sakit kaki B. Tali : Jatuh C. Menikah : Bujang D. Antena : Sinyal E. Buku : Bodoh 
  5.  Pesawat : Avtur A. Radio : Listrik B. Sepeda motor : Bensin C. Pedati : Kuda D. Hand phone : Baterai E. Tape mobil : Accu 
  6. Pari : Ikan A. Gandum : Teri B. Mangga : Manis C. Jambu : Biji D. Bayam : Sayur E. Burung : Ayam 

KARAKTER SISWA PADA PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PACITAN (Studi Kasus di Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013)

PENELITIAN PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2014 KARAKTER SISWA PADA PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PACITAN (Studi Kasus di Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013) OLEH: ENY SETYOWATI, M.Pd NIDN: 0706047602 AGOES HENDRIYANTO, S. P., M.Pd. NIDN: 0719017103 SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU 
PENDIDIKAN STKIP PGRI PACITAN 2014

PEND

ABSTRAK 
Penelitian dengan judul: Karakter Siswa Pada Penerapan Kurikulum 2013 Di Kabupaten Pacitan(Studi Kasus Di Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013. Penelitian ini akan mendeskripsikan karakter siswa setelah mengalami proses belajar dan pembelajaran dalam kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) karakter siswa dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di Lembaga Pendidikan dasar; 2) karakter siswa dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di Lembaga Pendidikan Menengah; dan 3) Peran Guru dalam Implementasi pendidikan Karakter di Sekolah. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Pelaksana kurikulum 2013 untuk tingkat Dasar dan Menengah di Pacitan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Sumber data penelitian ini, yakni informan, peristiwa pembelajaran, dan dokumen terkait Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen. Teknik yang digunakan untuk memeriksa kesahihan data, yakni triangulasi data dan triangulasi metodologis. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik interaktif dengan langkah-langkah, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi Dengan kurikulum 2013 sekolah yang melaksanakan terjadi peningkatan karakter anak.baik untuk jenjang SD maupun Sekolah Menengah. peningkatan nilai karakter dengan syarat: Gurunya Luar biasa, sarana prasarana sekolah memadai, menggunakan media pembelajaran yang inovatif, serta input siswa. Perubahan pola pikir guru harus didasari oleh niat untuk memotivasi diri menjadi guru berprestasi serta memperbanyak pelatihan, mengikuti seminar pendidikan dan membaca buku. Peran seorang guru sangat besar terhadap keberhasilan pelaksanaan kurikulum 2013 Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Lembaga Pendidikan, Kurikulum 2013